Tamparan Untuk Orang Yang Memendam Perasaan

0
116
Tamparan Untuk Orang Yang Memendam Perasaan
Tamparan Untuk Orang Yang Memendam Perasaan

BeHangat.NetTamparan Untuk Orang Yang Memendam Perasaan ~ Jumpa lagi dengan BeHangat.Net kali ini admin akan membagikan puisi karya daraprayoga. Puisi ini di tujukan bagi orang yang memendam perasaan atau tidak berani mengungkapkan perasaan.

Jika kamu membaca tulisan ini, mungkin kamu sedang dalam situasi yang sama yaitu memendam perasaan. Ketika kamu meragukan perasaan apa yang sedang kamu alami. Ketika hati kecilmu mengakui bahwa kamu menyimpan perasaan khusus terhadap seseorang tapi tidak berani mengungkapkannya atau kamu pendam sendiri hanya kamu dan Allah saja yang tau perasaan kamu.

Puisi ini adalah Tamparan untuk kamu yang sedang memendam perasaan hasil karya daraprayoga

Duduk. Dan berpikirlah.

Aku yang lebih sayang sama kamu dibanding dia!

Kalimat itu bukanlah sebuah persoalan, karena besar atau tidaknya sebuah sayang tidak akan berarti apa-apa kalau semua itu cuma dipendam.

Memendam perasaan bukan cara yang bagus untuk menunjukkan seberapa besar sayangnya kamu untuknya.

Risiko terbesar memendam perasaan adalah melihat dia dimiliki seseorang yang sayangnya tidak sebesar sayangmu.

Mau sayangmu lebih besar dari sayangnya, atau biarpun kamu yang lebih dahulu jatuh cinta padanya, semuanya sia-sia jika hanya dipendam.

Kamu boleh bangga punya sayang lebih besar atau lebih dulu jatuh cinta padanya, tapi pemenangnya tetap mereka yang mengungkapkan.

Memendam perasaan adalah makhluk yang akan menggerogoti hati sendiri… sampai habis. Tak bersisa.

Memendam perasaan adalah bom waktu. Tinggal tunggu, meledak menjadi ungkapan perasaan, atau menjadi ledakan tangisan.

Memendam perasaan karena takut jika mengungkapkan malah membuat jauh? Justru dengan memendam, kamu menjauhkan hati kamu, dengan hatinya.

Mereka yang sayangnya lebih besar tapi dipendam, terduduk di pojok hati penuh ruang. Mereka yang mengungkapkan, tersenyum menang.

Perasaan. Semakin dipendam, semakin tenggelam. Dalam diam.

Pada akhirnya, sayang yang lebih besar, cinta yg lebih dulu ada, tak ada apa-apanya jika dibandingkan rasa yang diungkapkan.

Untuk kamu yang memendam perasaan, selamat menunggu… selamanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

12 − 6 =