DracOS – Lightweight and Powerful Penetration Testing OS

Semua Ada (BeHangat.Net), DracOS – Lightweight and Powerful Penetration Testing OS - adalah Linux sistem operasi open source dan dibangun berdasarkan Linux From Scratch bawah perlindungan v3.0 GNU General Public License. Sistem operasi ini adalah salah satu varian dari distribusi Linux, yang digunakan untuk melakukan pengujian keamanan (pengujian penetrasi). Dracos linux di Arm oleh ratusan pentest hidrolik, forensik dan reverse engineering. Tidak menggunakan berbasis GUI alat-alat dan hanya memiliki perangkat lunak menggunakan CLI (command line interface) untuk melakukan operasinya. Sekarang Dracos saat sudah sampai versi 2.0 dengan kode nama "Leak".

DracOS-is the Linux open source operating system and built based on the Linux From Scratch under the protection of the GNU General Public License v3.0. This operating system is one variant of Linux distributions, which is used to perform security testing (penetration testing). Dracos linux in Arm by hundreds hydraulic pentest, forensics and reverse engineering. Does not use a GUI-based tools-tools and just have the software using the CLI (command line interface) to perform its operations. Now Dracos currently already up to version 2.0 with the code name “Leak“.

Screenshot:






Catatan: Dracos Linux bertujuan sebagai pendidikan, terutama untuk mengenali sistem operasi linux dan kami menghormati etika hacking.

Note: Dracos Linux is purposed as an educational,especially to recognize the operation system of linux and we respect ethical hacking.

Membangun dari kode sumber bukan installer, ini akan merangsang pengguna di Indonesia untuk tetap kreatif dan membangun semangat opensource. Dracos Linux bermaksud untuk membangun repositori untuk membangun proses Seperti Venomizer. Dracos dalam membangun dari kode sumber, sehingga memaksa kita untuk mengkompilasi ketika menginstal paket atau perangkat lunak, yang tentu saja akan timbul kemungkinan kegagalan sistem dan kerentanan sistem lainnya.

Artikel Pilihan

Build from source codes instead of installer, this will stimulate users in Indonesia to stay creative and to build the spirit of opensource. Dracos Linux intends to construct the repository to build up the processes Like Venomizer. Dracos in build from source code, thus forcing us to compile when installing a package or software, which of course will arise the possibility of system failure and other system vulnerabilities.

Selalu dari terminal Tak satu pun dari setiap alat singel yang terpasang di dalam OS menggunakan GUI. CLI akan selalu mempertimbangkan secara khusus Openbox untuk memudahkan pengguna yang membutuhkan terminal multi-dalam menerapkan Pengujian Penetrasi
Always from terminal None of every singel tool that was installed inside the OS uses GUI. CLI will always consider to particularly openbox to ease the users in need of multi terminal in applying Penetration Testing

Penetration Tools List:

Link : http://dev.dracos-linux.org/projects/dracoslinux/wiki/Penetration_Testing
  • Information Gathering
  • Vulnerability Assessment
  • Web Attack
  • Exploitation Testing
  • Privilege Escalation
  • Password Attack
  • Social Engineering
  • Man In The Middle Attack
  • Stress Testing
  • Wireless Attack
  • Maintaining Access
  • Forensics Tools
  • Reverse Engineering
  • Malware Analysis
  • Covering Track

Hay Semuanya, Mau Tulisan kalian di Munculkan di Web ini, Jika Mau silahkan kunjungi atau Klik Link ini Guest Post Tentunya dengan Persyaratan yang Terpenuhi. Trimakasih ~ Admin

Reaksi:

You Might Also Like:

Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser