CARA MENGGUNAKAN SYNTAX HIGHLIGHTER PADA BLOG

Semua ada, Syntax Highlighter atau dalam bahasa Indonesia adalah Penyorot Sintaks yaitu salah satu metode yang digunakan untuk membedakan antara tulisan dan kode-kode yang ditulis dalam postingan agar lebih mudah dibedakan. Lebih mudahnya Syntax Highlighter ini bisa diartikan sebagai untuk membuat kode berwarna-warni.

Contoh MENGGUNAKAN SYNTAX HIGHLIGHTER
 MENGGUNAKAN SYNTAX HIGHLIGHTER
Ada banyak sekali style yang bisa digunakan dalam penulisan kode, hal ini bergantung dari masing-masing kode CSS yang digunakan. Nah, keuntungan menggunakan syntax highlighter adalah kita bisa dengan mudah memasang kode-kode di dalam postingan dengan tampilan yang berbeda dan khas. Berbeda dengan kotak script pada postingan sebelumnya, syntax highlighter akan lebih menarik jika kita menggunakannya.

Cara Menggunakan Syntax Highlighter Pada Blog :


  1. Login akun blogger Anda.
  2. Lalu pilih Template > Edit HTML
  3. Salin kode di bawah ini dan tempel di atas kode </head>
      <script src="https://cdn.rawgit.com/NegeriMakmur/js/master/syntax-highlighter.js"></script>
    <script> hljs.initHighlightingOnLoad(); </script>  
  4. Cari kode ]]></b:skin> atau </style>
    Keterangan : Pilih salah satu, jika tidak bekerja apabila diletakkan pada ]]></b:skin> maka letakkan pada </style>
  5. Salin CSS di bawah ini dan tempel di atas kode ]]></b:skin> atau </style>
      pre, i[rel="pre"] {padding:.8em 1em; margin:0; background-color:#2f3741; border-left:4px solid #40627E; font-size:11px; color:#839496; font-family:Consolas,"Andale Mono WT","Andale Mono","Lucida Console","Lucida Sans Typewriter","DejaVu Sans Mono","Bitstream Vera Sans Mono","Liberation Mono","Nimbus Mono L",Monaco,"Courier New",Courier,Monospace; line-height:1.4em; position:relative; white-space:pre; word-wrap:normal; overflow:auto;}
    pre.line-number {background:#2f3741 url(https://4.bp.blogspot.com/-13ewIh6Vm50/UnBe-_3zqDI/AAAAAAAAF-o/4FNnjpi-N5c/s1600/new-line-number.png)no-repeat top left; padding-left:54px; border-left:none;}
    pre.line-number:after {content:""; width:35px; height:8px; background-color:#39424e; bottom:0; left:0; position:absolute;}
    pre[data-codetype="CSS"] {border-left-color:#5fbbba;}
    pre[data-codetype="HTML"] {border-left-color:#4fc1eb;}
    pre[data-codetype="JavaScript"] {border-left-color:#ff6c60;}
    pre[data-codetype="JQuery"] {border-left-color:#99c262;}
    pre.line-number[data-codetype]:before {content:attr(data-codetype); display:block; margin:-11px -13px 10px -54px; padding:8px 12px; font-family:Oswald,Arial,Sans-serif; font-size:12px; text-transform:uppercase; background-color:#41749f; color:white;}
    pre.line-number[data-codetype="CSS"]:before {background-color:#a9d86e;}
    pre.line-number[data-codetype="HTML"]:before {background-color:#4fc1eb;}
    pre.line-number[data-codetype="JavaScript"]:before {background-color:#ff6c60;}
    pre.line-number[data-codetype="JQuery"]:before {background-color:#99c262;}
    code {font-family:Consolas,"Andale Mono WT","Andale Mono","Lucida Console","Lucida Sans Typewriter","DejaVu Sans Mono","Bitstream Vera Sans Mono","Liberation Mono","Nimbus Mono L",Monaco,"Courier New",Courier,Monospace; font-size:13px; color:#d14;}
    #comments code {color:#bbbb6d;}
    pre code {padding:0 !important; color: #a3a49a; background:none !important; border:none !important; display:block;}
    pre .line-number {float:left; margin:0 1em 0 -1em; color:#61686d; background-color:#39424e; text-align:right; min-width:2.5em; padding-right:4px;}
    pre .comment,
    pre .template_comment,
    pre .diff .header,
    pre .doctype,
    pre .pi,
    pre .lisp .string,
    pre .javadoc {color:#586e75; font-style:italic;}
    pre .keyword,
    pre .winutils,
    pre .method,
    pre .addition,
    pre .css .tag,
    pre .request,
    pre .status,
    pre .nginx .title {color:#859900;}
    pre .number,
    pre .command,
    pre .string,
    pre .tag .value,
    pre .rules .value,
    pre .phpdoc,
    pre .tex .formula,
    pre .regexp,
    pre .hexcolor {color: #7195a3;}
    pre .title,
    pre .localvars,
    pre .chunk,
    pre .decorator,
    pre .built_in,
    pre .identifier,
    pre .vhdl .literal,
    pre .id,
    pre .css .function {color:#569dcf;}
    pre .attribute,
    pre .variable,
    pre .lisp .body,
    pre .smalltalk .number,
    pre .constant,
    pre .class .title,
    pre .parent,
    pre .haskell .type {color:#aa985a;}
    pre .preprocessor,
    pre .preprocessor .keyword,
    pre .shebang,
    pre .symbol,
    pre .symbol .string,
    pre .diff .change,
    pre .special,
    pre .attr_selector,
    pre .important,
    pre .subst,
    pre .cdata,
    pre .clojure .title,
    pre .css .pseudo {color:#509a55;}
    pre .deletion {color:#dc322f;}
    pre .tex .formula {background:#073642;} 
  6. Untuk mengaktifkan syntax highlighter di dalam komentar tambahkan JavaScript di bawah ini di atas kode </body>
      <script type="text/javascript">
      $(&#39;;i[rel=&quot;pre&quot;]&#39;).replaceWith(function() {
        return $(&#39;<pre><code>&#39; + $(this).html() + &#39;</code></pre>
    &#39;);
        });
    </script> 
  7. Kemudian Simpan/Sive Template

Sampai tahap ini syntax highlighter sudah bisa digunakan, sekarang tinggal digunakan. Untuk menggunakannya cara penulisannya adalah seperti di bawah ini. Ingat, pada mode HTML bukan Compose .
  <code><pre> ...kode HTML atau JavaSript yang sudah di Parse... </pre></code> 

Selamat mencoba, jika ada kesulitan silahkan bertanya atau berkomentar di kolom yang tersedia di bawah.


Jika Kamu Punya Artikel, Puisi, Sesuatu Yang Ingin Kamu Upload, Maka Kamu Bisa Kirim Ke Alamat Email Di Bawah Ini:
Email : puisibehangat@gmail.com
Sertakan Judul Beserta Foto/Gambar

Reaksi:

You Might Also Like:

Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser